Penyebab Bayi Habis Makan Langsung BAB


Uncategorized / Monday, January 6th, 2020

Penyebab Bayi Habis Makan Langsung BAB

Aktivitas buang air besar merupakan salah satu proses dalam tubuh manusia yang harus dijalani dalam kesehariannya. Pola buang air besar pada anak sangat bervariasi dan dipengaruhi oleh fungsi organ pencernaan, susunan saraf di tubuh manusia, pola menu sarapan sehat dan usia.

Untuk mengetahui pola buang air besar pada anak maka perlu diketahui frekuensi, konsistensi dan warna feses anak. Berdasarkan beberapa penelitian, pertambahan usia anak akan mengurangi pola buang air besarnya, sementara perubahan konsistensi dan warna kotoran akan terlihat sesuai dengan pola makannya.

Pola buang air besar pada anak bayi masih belum jelas, seringnya bayi akan buang air besar per kali dia habis menyusu atau makan.

Penyebab bayi habis makan langsung bab inilah yang kerap dicemaskan oleh orang tua, karena tampaknya makanan yang dimakan oleh bayi langsung keluar lagi melalui proses buang air besar dan tidak sempat dicerna lebih dulu di saluran pencernaan bayi.

Orang tua khawatir apakah dengan kebiasaan habis makan langsung bab tersebut, anak akan mendapatkan gizi yang dibutuhkannya dari makanan, sebab jika habis makan langsung bab, dapat jadi zat gizi tersebut tidak diserap tubuh.

Sebenarnya tidak mungkin apabila makanan yang dikonsumsi anak langsung keluar lagi dalam waktu seketika sehabis makan. Normalnya makanan yang baru saja dikonsumsi akan membutuhkan waktu sekitar 3-Four jam dari mulut untuk mencapai anus.

Makanan akan masuk ke lambung terlebih dulu dari mulut, dan membutuhkan waktu selama 2-Three jam untuk mengosongkan lambung.

Kemudian dari usus hingga ke anus membutuhkan waktu satu jam lagi.

Hal ini berarti bahwa makanan yang dikeluarkan ketika bayi buang air besar setelah makan adalah makanan yang dimakan Three jam sebelumnya.

Kondisi buang air besar setelah makan pada bayi pada umumnya merupakan suatu hal yang regular, dan terjadi karena refleks gastrokolik yang masih kuat.

Refleks ini adalah refleks yang terjadi ketika lambung diisi sehingga merangsang usus besar dan menimbulkan keinginan untuk buang air besar.

Penyebab bayi habis makan langsung bab adalah berasal dari refleks gastrokolik tersebut.

Kendati demikian, dapat jadi ada penyebab lain yang dapat membuat bayi langsung bab setelah makan dengan konsistensi yang lembek:

  • Mengonsumsi makanan yang merangsang keinginan buang air besar, misalnya makanan bersantan dan pedas.
    Kondisi makanan yang kurang bersih atau peralatan makanan yang kurang bersih.
    Diberikan makanan yang tinggi serat per kali makan
    Cacingan yang terlihat di feses anak
    Reaksi alergi terhadap makanan yang dikonsumsi
    Intoleransi laktosa. Kenali penyebab intoleransi laktosa, cara mengatasi intoleransi laktosa dan gejala intoleransi laktosa.
    Infeksi pada saluran pencernaan
    Terlalu banyak diberikan makanan yang mengandung potasium atau kalium seperti pisang, jambu biji, alpukat.

Diare fungsional, yaitu diare kronis non spesifik yang dialami anak atau toddlers diarrhea. Anak dapat buang kotoran lebih dari Three kali sehari tanpa rasa nyeri.

Ketahuilah bagaimana cara mengatasi feses berwarna hitam, bahaya feses berwarna hitam dan cara membersihkan usus kotor pada orang dewasa.

Secara keseluruhan, kesehatan sistem pencernaan bayi dapat dilihat dari warna dan konsistensi fesesnya. Bayi baru lahir memiliki warna feses kehitaman yang berasal dari usus bayi sejak dalam kandungan.

Warna feses akan berubah menjadi kehijauan dalam tiga hari, lalu menjadi kekuningan pada hari kelima. Anda tidak perlu khawatir jika bayi tidak menunjukkan tanda – tanda yang menyimpang dari biasanya.

Yang perlu dilakukan adalah menjaga pemberian jenis makanan yang aman untuk dikonsumsi bayi sehari – harinya, memastikan kebersihan peralatan makan dan lagi pengolahan bahan makanan bayi, menjaga kebersihan tangan ketika hendak menyiapkan makanan bayi, dan mencukupi kebutuhan cairan bayi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *